Apa saja yang dilarang saat PPKM Jawa Bali

Akibat lonjakan kasus terpapar virus corona yang cukup tinggi 2,2 juta lebih pada hari ini, sehingga pemerintah Indonesia mengambil tindakan cepat dengan memberlakukan keadaan darurat yakni PPKM khususnya untuk jawa dan bali. Apa sih yang dimaksud dengan PPKM darurat. Kesehatan sangat penting pada masa sekarang.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat ini telah diberlakukan sejak 3 juli hingga 20 juli mendatang, seperti pidato presiden Joko Widodo pada 1 Juli 2021 kemaren. “Saya telah memutuskan untuk memberlakukan PPKM darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus Jawa dan Bali,” kata Jokowi, Kamis (1/7).

Pembatasan kegiatan masyarakat secara ketat ini bahkan mencakup penghentian maupun penutupan sementara sejumlah sektor penting, sehingga diusahakan semua kegiatan bisa dilakukan secara darling. Bahkan pesta perkawinan dibatasi hanya 30 pengunjung saja.

Himbauan untuk kerja secara Work From Home sangat dianjurkan untuk dapat mengendalikan kasus penyebaran virus corona yang belakangan ini melonjak akibat banyak temuan mutasi mutasi baru yang lebih ganas, salah satunya yakni virus corona varian delta plus yang menarik perhatian dunia medis saat ini.

Larangan saat PPKM Jawa Bali 3 Juli hingga 20 Juli 2021

PPKM Jawa Bali

Bukan hanya kegiatan perkantoran dan mall saja yang harus dibatasi, namun pesta pernikahan juga maksimal 30 orang yang hadir. Bahkan saat libur sementara ini, kegiatan olah raga, bersepeda, maupun tempat tempat santai juga dilarang. Polda Metro Jaya akan menindak tegas masyarakat yang mengabaikan aturan PPKM Darurat di Jakarta.

Lantas apa saja sih yang harus kita lakukan sehingga tidak melanggar keadaan darurat PPKM. Tujuan utama pemberlakuan PPKM adalah untuk mengendalikan kasus lonjakan terpapar covid 19, sehingga masyarakat harus mematuhi himbauan pemerintah ini. Berikut batasan batasan saat darurat PPKM secara lengkap.

Belajar Daring

Selama penerapan PPKM darurat, seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah dilakukan secara daring (online) atau dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pasar Dibatasi

Selama PPKM Darurat, toko yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Sementara operasional apotek dan toko obat tetap diizinkan membuka toko selama 24 jam.

Mal Ditutup

Dalam aturan baru ini, mal, pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan diharuskan tutup. Tak hanya itu, pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum baik di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima hingga lapak jajanan tidak diizinkan membuka makan di tempat.

Kegiatan Konstruksi Beroperasi

Pelaksanaan kegiatan konstruksi, dari mulai tempat konstruksi dan lokasi proyek tetap beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Tempat Ibadah Ditutup

Tempat ibadah, baik masjid, mushola, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas umum berupa area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya ditutup sementara.

Kegiatan Sosial Ditutup

Kegiatan seni dan budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan baik lokasi seni, budaya, sarana olahraga, dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup sementara.

Transportasi Umum Dibatasi

Transportasi umum baik kendaraan umum, angkutan masal, taksi baik yang konvensional dan daring hingga kendaraan sewa atau rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Resepsi Pernikahan Dibatasi

Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan di tempat resepsi. Penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

Pelaku Perjalanan

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi jarak jauh baik pesawat, bis dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin dosis I dan PCR H-2 untuk pesawat serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

Wajib Pakai Masker

Masker tetap dipakai saat melaksanakan kegiatan di luar rumah. Masyarakat tidak diizinkan menggunakan face shield tanpa penggunaan masker. Pada saat terjadinya pandemi seperti sekarang ini, maka stamina tubuh mesti tetap dijaga dengan baik. Terlebih mereka yang mempunyai penyakit bawaan harus lebih waspada, sebab serangan virus corona lebih rentan terhadap pengidap penyakit bawaan.